Jumat, 12 Agustus 2011

BERKAH RAMADHAN 1432H




Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kota kendari yang kurang beruntung yang harus tinggal di panti asuhan, kemarin (11/08/11), mahasiswa pend. matematika yang sebagian besar adalah mahasiswa baru (math 11) turun ke lampu merah untuk mengamen.

Kegiatan yang di pimpin oleh Muh. Mancipto Hamid (math 10)ini rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari yang dimulai dari hari kamis (11/08) sampai hari sabtu (13/08). Hasil dari sumbangan yang diberikan oleh masyarakat kota kendari akan disumbangkan ke panti asuhan yang benar-benar membutuhkan sehingga mereka bisa menikmati berkah ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri nanti seperti yang lainnya.

Kami sangat berharap, kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi mereka. Kami juga berharap agar pemerintah kota kendari melihat kegiatan ini untuk ikut memperhatikan nasib-nasib anak-anak yatim piatu seperti yang telah diamatkan oleh UUD untuk dilindungi oleh negara.

"TERUS BERKARYA BERSAMA MATEMATIKA"

Anasrudin (math 10)

Selasa, 09 Agustus 2011

KEBIASAAN ANJING

Anjing memiliki kebiasaan mengangkat salah satu kakinya ketika kencing. Mengapa dia melakukan hal itu? Sebenarnya hal ini seperti sebuah lelucon untuk dibahas, tapi bahkan jawabannya sangat-sangat diluar pemikiran kita. Banyak orang yang mengatakan bahwa anjing kencing dengan mengangkat kaki itu gara-gara dia mempunyai naluri untuk mengangkat kaki. Wanita kencing dengan jongkok, pria kencing dengan berdiri dan mengarahkan penisnya ke lubang yang seharusnya. Begitu pula dengan anjing. Dia memiliki naluri yang sudah melekat dalam ‘undang-undang peranjingan’.
Ada pula yang mencoba menjelaskan hal ini dengan jawaban yang simple. “Tidak semua anjing melakukan hal itu. Buktinya anjing peliharaan saya, dia selalu kencing di rumput-rumput depan rumah saya. Dia tidak mengangkat salah satu kakinya. Apalagi di daerah rumah saya tidak ada anjing lain yang dipelihara, jadi tak akan ada yang memprovokasi dia untuk mengangkat salah satu kakinya. Jadi sebaiknya hal ini tidak usah diperdebatkan”
Mungkin benar juga jawaban barusan. Tapi hal itu bukan tanpa sebab. Anjing mengangkat salah satu kakinya ketika kencing bukan karena diprovokasi ataupun karena naluri yang tidak bisa hilang, melainkan untuk memberi tanda batas kekuasaannya agar anjing lain mengetahui daerah kekuasaannya itu. Lalu, buat apa sampai mengangkat salah satu kaki segala? Anjing juga memiliki pemikiran yang logis, semakin tinggi dia mengangkat kaki, semakin jauh ‘lemparan’ air kencingnya, semakin luas batas kekuasaannya. Tapi, saya tidak memungkiri ada anjing yang tidak mengangkat salah satu kakinya ketika kencing, karena dia sudah tahu bahwa di daerah tempat-tinggalnya tidak anjing lain yang berkeliaran.